Klinik Reverse Cabang Hongdae
4.7(10+)
Penuaan kulit terjadi tanpa memandang جنس kelamin. Seiring waktu, ketika kolagen dan serat elastis di dalam kulit berkurang, elastisitas di area pipi dan sekitar rahang dapat menurun. Garis rahang bisa tampak lebih tidak tegas daripada sebelumnya, atau wajah secara keseluruhan terlihat lebih berat.
Belakangan ini, semakin banyak pria yang mempertimbangkan prosedur lifting untuk menangani perubahan tersebut.
Namun, pada pria perbedaan individu pada ketebalan kulit, distribusi lemak, serta struktur tulang rahang dan tulang pipi cukup besar. Karena itu, alih-alih sekadar memilih perangkat lifting yang kuat, penting untuk terlebih dahulu memeriksa perubahan apa yang dibutuhkan pada wajah saat ini.
Jika yang dikhawatirkan adalah kulit terasa lebih kendur dan elastisitasnya menurun dibanding sebelumnya, bukan perubahan drastis pada garis wajah, lifting frekuensi radio dapat dipertimbangkan.
Contohnya Density High, Oligio, Thermage FLX, dan lain-lain.
Lifting frekuensi radio digunakan dengan cara mengirimkan energi frekuensi radio ke jaringan kulit untuk menghasilkan panas. Jika ingin mengelola elastisitas kulit, tekstur kulit, dan garis wajah secara komprehensif, ini bisa menjadi salah satu pilihan.
Khususnya bagi pria dengan kulit yang relatif tebal atau yang khawatir akan penurunan elastisitas di area pipi dan rahang, sebaiknya dilakukan diagnosis kondisi kulit terlebih dahulu sebelum menentukan perangkat dan pengaturan energi yang sesuai.
Jika yang lebih dikhawatirkan adalah garis rahang, double chin, atau kendur di sekitar pipi daripada elastisitas permukaan kulit, lifting ultrasound dapat dipertimbangkan.
Perangkat yang umum antara lain Ulthera Prime, Shurink Universe, dan lain-lain.
Lifting ultrasound digunakan dengan cara mengirimkan energi ultrasound terfokus ke kedalaman tertentu. Penting untuk mendekati perawatan dengan membedakan area yang perlu ditangani, seperti garis rahang dan sekitar pipi, daripada melakukan prosedur yang sama pada seluruh wajah.
Khususnya pada pria yang lemak wajahnya tidak banyak, jika area sekitar pipi atau tulang pipi ditangani secara berlebihan, perubahan yang terjadi bisa berbeda dari bentuk wajah yang diinginkan. Karena itu, distribusi lemak dan struktur tulang wajah perlu diperiksa bersama.
Masalah pada wajah pria tidak selalu muncul dari satu penyebab saja.
Misalnya, ada kasus ketika elastisitas kulit sendiri menurun dan garis rahang juga ikut menjadi kurang tegas. Dalam kasus seperti ini, tergantung kondisi kulit, lifting frekuensi radio seperti Density High atau Oligio dan lifting ultrasound seperti Ulthera Prime atau Shurink Universe juga dapat dipertimbangkan bersama.
Frekuensi radio dan ultrasound berbeda dalam cara penghantaran energi serta area penerapan utamanya. Karena itu, lebih penting untuk terlebih dahulu menilai alasan perlunya masing-masing perangkat daripada hanya menggunakan banyak perangkat.
Salah satu tipe yang perlu особенно diperhatikan dalam lifting pria adalah mereka yang volumenya sedikit dan struktur tulangnya tampak jelas.
Pada wajah seperti ini, lebih penting untuk membedakan volume yang perlu dipertahankan dan area yang perlu diperbaiki, daripada sekadar memberikan energi kuat untuk menegaskan garis rahang.
Misalnya, perlu memisahkan area yang dikhawatirkan mengalami penurunan volume dan area yang memerlukan perawatan elastisitas kulit, lalu menyesuaikan cakupan penerapan serta intensitas perangkat frekuensi radio atau ultrasound.
Jenis perangkat lifting sangat beragam, seperti Density High, Oligio, Thermage FLX, Ulthera Prime, dan Shurink Universe.
Namun, perangkat yang terkenal tidak berarti cocok untuk semua pria secara sama.
Bahkan pada pria usia 30-an yang sama, ada yang memiliki kulit tebal dan volume besar di sekitar rahang, sementara ada juga yang volumenya sedikit dan penurunan elastisitas kulit menjadi keluhan utama. Karena itu, memilih perangkat hanya berdasarkan usia atau jenis kelamin sulit dilakukan.
Sebelum prosedur, penting untuk memeriksa ketebalan kulit, tingkat elastisitas, distribusi lemak, serta kondisi struktur wajah dan volume secara bersamaan.
Lifting pria perlu diarahkan bukan sekadar untuk membuat wajah tampak lebih kecil, melainkan untuk mempertahankan ciri wajah yang sudah ada sambil menangani area yang elastisitasnya menurun.
Penting untuk membedakan area yang perlu mempertahankan volume dan area yang perlu menonjolkan garis rahang, lalu menentukan perangkat dan cakupan prosedur yang tepat sesuai struktur wajah masing-masing.
Karena itu, alih-alih memilih hanya berdasarkan ulasan atau popularitas perangkat tertentu, sebaiknya tentukan metode lifting yang sesuai dengan kondisi kulit dan struktur wajah Anda melalui konsultasi yang memadai dengan tenaga medis.