Klinik GD
4.9(50+)
“Saya merasa kontur wajah saya lebih kurang tegas dibanding dulu.”
“Area bawah dagu terlihat lebih berat, dan saat difoto tampak lebih menonjol.”
Penurunan elastisitas kulit atau perubahan kontur sering kali tidak muncul secara tiba-tiba pada satu titik tertentu, melainkan berlangsung perlahan dalam keseharian hingga akhirnya disadari pada suatu momen.
Perubahan seperti ini dapat dipahami bukan sekadar sebagai masalah pada permukaan kulit, melainkan
sebagai hasil dari perubahan pada jaringan di lapisan kulit yang lebih dalam dan struktur penyangganya yang bekerja bersama.
Mengapa kulit kendur terjadi?
Kondisi yang membuat seseorang merasa perlu melakukan lifting sering kali bukan disebabkan oleh satu faktor, melainkan oleh berbagai elemen yang bekerja secara kompleks.
1. Penurunan kolagen dan elastin
Saat protein yang menjaga elastisitas lapisan dermis berkurang, daya penopang kulit dapat perlahan melemah
2. Perubahan lemak subkutan dan struktur penyangga
Bersamaan dengan perubahan posisi lapisan lemak wajah, struktur yang menopangnya menjadi lebih longgar sehingga dapat berujung pada perubahan kontur.
3. Perubahan struktural pada lapisan kulit yang dalam
Saat elastisitas jaringan di bawah kulit menurun, keseluruhan garis wajah dapat tampak kurang tegas.
Dengan demikian, kekhawatiran tentang lifting sering kali bukan hanya soal penurunan kekencangan permukaan, tetapi juga perubahan struktural yang ikut dipertimbangkan.
Perubahan yang dapat muncul seiring waktu
Perubahan awal mungkin terasa cukup halus, tetapi seiring waktu dapat menjadi semakin jelas.
Perubahan pada batas garis rahang yang menjadi kurang tegas
Garis nasolabial dan garis di sekitar mulut yang perlahan makin dalam
Perubahan kesan wajah bagian bawah yang terlihat lebih berat
Perubahan seperti ini dapat muncul dalam proses penuaan yang alami,
dan kecepatan progresinya berbeda pada tiap individu.
Lifting, sebaiknya dipertimbangkan dengan acuan apa?
Saat mempertimbangkan lifting, yang penting bukan mendahulukan prosedur tertentu, melainkan menilai kondisi saat ini.
Ketebalan dan kondisi elastisitas kulit
Lokasi dan cakupan kulit yang kendur
Distribusi lemak dan struktur wajah
Berdasarkan ini, metode perawatan dengan perangkat berbasis energi seperti ultrasound (HIFU) atau radiofrekuensi (RF)
dapat dipertimbangkan sesuai kondisi kulit.
Ultrasound (HIFU)
Dapat digunakan dengan mengirimkan energi ke kedalaman tertentu untuk memberikan rangsangan panas pada jaringan.
Radiofrekuensi (RF)
Dapat dimanfaatkan dengan menghantarkan panas ke lapisan dermis untuk mendorong lingkungan yang mendukung regenerasi kolagen.
Namun, metode ini tidak diterapkan sama untuk semua kasus, dan dapat berbeda tergantung kondisi individu.
Selain itu, alih-alih satu pendekatan saja, dalam beberapa kasus dilakukan secara bertahap bersamaan dengan pengelolaan gaya hidup.
Poin cek sebelum lifting
Saat mempertimbangkan lifting, perlu juga memeriksa hal-hal berikut bersama-sama.
Evaluasi kondisi kulit masing-masing individu
Pemahaman tentang cakupan perubahan yang dapat diharapkan
Rencana perawatan setelah prosedur
Jika memilih tanpa konsultasi yang memadai, Anda mungkin merasakan perbedaan antara ekspektasi dan hasil sebenarnya.
Di GDCLINIC jika Anda mempertimbangkan lifting,
proses untuk memahami kondisi kulit saat ini secara akurat dapat menjadi prioritas sebelum sekadar memilih prosedur.
Karena kulit kendur dipengaruhi oleh berbagai faktor yang bekerja secara kompleks
diperlukan pemeriksaan melalui konsultasi dengan tenaga medis.
Selain itu, setiap proses dapat berbeda tergantung kondisi individu.
Alih-alih pendekatan yang berlebihan, menetapkan arah perawatan yang sesuai dengan kondisi saat ini dapat menjadi metode yang lebih realistis.
Klinik kulit
Klinik Reverse Cabang Hongdae
Klinik kulit
Klinik Reverse Cabang Hongdae
Klinik kulit
Klinik Reverse Cabang Hongdae